Sinopsis : Mi-rae’s Choice – Episode 9

Standard

Kim Shin mencoba membatu Mirae yang lukanya semakin parah. Namun seiring makin dekatnya posisi mereka , “sengatan listrik” antar dua lawan jenis semakin berbahaya . Wajah Kim Shin dan Mirae semakin berdekatan dan…….

Sementara itu Future Mirae mengalami kesulitan untuk meyakinkan abangnya bahwa dia adalah Mirae dari masa depan. Kakak Mirae sulit percaya tentang hal itu (siapa yang akan percaya , termasuk penulis rekap kalau ada yang mengatakan hal yang sama mengaku dari masa depan seperti John Titor) . Future Mirae bahkan sampai menangis dan mengatakan bahwa abanglah penyebab bahu Mirae mengalami luka bakar.

Sebuah kilas balik memperlihatkan di hari pernikahan Mirae , dan Kakak Mirae mengakui bahwa dialah penyebab tanpa sengaja luka bakar itu. )

Kakak Mirae mengakui kebenaran Future Mirae , dan Future Mirae kembali mengingatkan bahwa yang terpenting sekarang ini adalah bagaimana memisahkan Kim Shin dan Mirae. Continue Reading

Sinopsis : Mi-Rae’s Choice – Episode 5

Standard

Future Mirae berkata setengah menantang : “Haruskah aku membuatmu percaya ?” Kim Shin mempersilahkan , dan Future Mirae kemudian bercerita tentang masa kecil Kim Shin dan mendiang ayahnya dimana Kim Shin cilik menolak diwawancara sehingga ayahnya harus meninggal tanpa biaya perawatan. Dan bagaimana kebiasaan Kim Shin yang membaca kamus setiap pagi untuk melatih diksi. Continue reading

Sinopsis : Mi-Rae’s Choice – Episode 3

Standard

Sejoo mengikuti Mirae ke ruangan lain , memperhatikan air mata Mirae dan bertanya : “Apa kamu baik-baik saja ?” . Mirae menjawab : “Aku tidak baik-baik saja , aku tidak mau berpura-pura bahwa sedang baik-baik saja.

Sejoo menawarkan latte untuk menenangkan Mirae, dan Mirae malah memilih bir dan masih berpikir bahwa masalah sesungguhnya bukanlah usia yang terlalu tua , melainkan kurangnya skill terlebih Mirae benar-benar tidak punya latar belakang pengalaman sebelumnya.

Berpikir untuk memulai kembali , Mirae menyadari bahwa ada barangnya yang tertinggal di kantor. Bagian produksi sedang meeting ketika Mirae masuk hanya untuk mencari laptopnya. Seorang PD yang kasar tidak mau mengalah ketika Mirae harus berlutut untuk mengambilnya.

Kim Shin juga terkejut mendengar bahwa Mirae dipecat oleh bagian penulis karena dianggap terlalu tua . Hal ini membuat Kim Shin teringat betapa dia juga senasib karena dikatakan hal serupa oleh Ketua Lee.

Jadilah Kim Shin mengajak Mirae untuk berbagi ide bersama team PD ini. Mirae mengeluarkan jurnalnya dan mencoba untuk berbagi ide . Yang paling menarik adalah  ide Mirae tentang seorang kakek miskin yang mendonasikan seluruh uangnya.

Kim Shin tertarik dengan ide Mirae , namun diketahui bahwa  untuk mewawancarai kakek itu akan menghadapi resiko disiram air.

Mirae merasa bahwa Kim Shin hanya jaim saja dan takut kehilangan pamor , jadi menganjurkan bahwa Kim Shin bukan lagi penyiar dan jika ingin rating naik maka dia harus mengabaikan rasa takut kehilangan muka dan harga diri.

Setelah berpikir sesaat , Kim Shin harus mengakui bahwa Mirae benar. Kim Shin setuju untuk menjadikan kisah si kakek miskin itu untuk menjadi berita fitur

Tertariknya Kim Shin terhadap ide Mirae , membuat para anggota team berpikir bahwa Mirae telah tidur dengan Kim Shin. Continue Reading