Sinopsis : Empress Ki – Episode 29

Standard

Dalam episode sebelumnya , Seungnyang menyiapkan sebuah strategi besar untuk bertarung dengan Tanashiri.  Seungnyang membuat selir yang lain seperti  Seolhwa keracunan. Akibatnya , Tanashiri dan El Temur menjadi tegang. Bahkan Bayan dan Tal Tal juga menjadi khawatir dengan perkembangan yang terjadi di istana.  Seungnyang mengungkap pada Bayan – Tal Tal sebuah strategi perang mendorong musuh hingga melakukan kesalahan besar dengan menjadikan diri sendiri sebagai umpan.

Update

  • Menambahkan Preview – Screencaps
  • Menambahkan Rekap Part 1 & Screencaps  (Feb 02 , Jam 12.48)
  • Menambahkan Rekap Part 2 , Part 3  & Screencaps  (Feb 02 , Jam 16.48)
  • Rekap episode ini sudah mencakup 60 menit keseluruhan episode ini . Namun mesti harus ditambahkan beberapa dialog2 pentingnya.  Disarankan follow twitter bentara agar bisa mengikuti update terbaru.
  • Empress Ki Episode 30 untuk minggu ini diundur penayangannya karena di negara asalnya sedang berlangsung Olimpiade Sochi.

Sinopsis

NB : 1. Empress Ki – Episode 29 / Preview , Screencaps , Sinopsis

Peristiwa yang menimpa Seolhwa terjadi lagi pada Seungnyang yang keracunan setelah meminum tonik pembuat mandul. Ini pukulan kedua bagi Tanashiri yang sudah merasa diatas angin . Entah Tanashiri lebih baik dari seekor keledai atau tidak , yang pasti ada pepatah yang mengatakan Keledai tidak akan terperosok dua kali. Tanashiri dan para selir terkejut.

Ibu Suri yang diperkirakan sudah tahu rencana Seungnyang muncul lagi dan bertanya apa yang sedang terjadi pada Tanashiri.  Kasim Bulhwa memeriksa kondisi Seungnyang dengan benda perak dan mengatakan bahwa Selir Ki telah diracuni .

El Temur dkk bersitegang dengan para Gubernur. El Temur berkata kalau mereka tidak seharusnya berurusan pada apa yang menjadi wewenang dan tanggung jawab Permaisuri Tanashiri .

Tal Tal yang semula meragukan rencana Seungnyang , kemudian sadar bahwa mereka telah berhasil  . Tal Tal mengatakan pada pamannya , Bayan , bahwa  ini saat yang tepat untuk membawa masalah ini keluar Istana.

Inspektur mulai memeriksa kasus keracunan Seungnyang , dengan disaksikan oleh Dokman , Ibu Suri Budashiri , Guru Jang , Tanashiri dll . Tanashiri berkata bahwa dia akan menuntaskan kasus ini . Tanashiri merasa yakin kalau pelaku sebenarnya sedang bersembunyi ketakutan.

Sementara itu Wang Yoo dkk sepertinya berhasil mengatasi masalah peredaran uang palsu .  Wang Yoo memimpin sebuah penyerangan bersama Kasim Bang , Jeombakyi , dll bahkan Jeokho ikut serta. Wang Yoo memerintahkan agar gudang musuh diperiksa. Setelah usai ,  Kasim Bang tersenyum dan berkata pada Wang Yoo bahwa yang mereka lakukan tinggal mencari dan menemui Seungnyang.  Tentunya Kasim Bang tidak menyangka kalau Seungnyang kini sudah menjadi Selir Ki , dan sedang bertarung dengan Tanashiri di istana Yuan.

Rekap

Didalam , Tanashiri sedang memeriksa para selir seperti biasanya. Tanashiri memandang Seungnyang , tersenyum dan berpikir dalam hati : ” Kamu akan menjadi tersangka pembunuh.”

Yeonhwa dkk membawa tonik kedalam . Para selir meminum tonik seperti biasanya. Seungnyang juga tiodak melawan kali ini , memandang tajam Tanashiri sesaat kemudian meminumnya. Sesudah itu Seungnyang kembali memandang tajam dan tersenyum ke arah Tanashiri.

Tak lama kemudian Seungnyang jatuh pingsan dan membuat para selir , kasim Bulhwa dan Tanashiri terkejut.

Selir Ki Seungnyang mengambil tonic itu dan meminumnya , kemudian menatap tajam dengan senyum sinis kepada Tanashiri.

Kasim Park Bulhwa dan Hongdan segera menghampiri Seungnyang. Bulhwa memeriksa kondisi Seungnyang dengan benda perak.  Ibu Suri Budashiri telah tiba didampingi Guru Jang.  Ibu Suri dengan wajah khawatir bertanya apa yang sedang terjadi belakangan ini ?

Bulhwa sudah selesai memeriksa dan menemukan ujung batang perak menghitam , mengindikasikan ada racun di mulut Seungnyang.

Para selir terkejut dan ikut batuk2 karena takut keracunan juga.  Dayang Seo dan Yeonhwa terkejut dan  tidak peracya apa yang didengarnya.

Bulhwa segera melarikan Seungnyang keluar ruangan untuk menerima perawatan darurat.

Setelah itu keadaan ruangan menjadi tegang , terutama diantara Tanashiri dan Ibu Suri . Tanashiri masih berusaha tersenyum pada Ibu Suri.

Ibu Suri menduga ada seseorang yang hendak menterror para selir dengan menggunakan racun . Tanashiri masih merasa percaya diri dan bertekad akan menangkap pelakunya.

Tanashiri memerintahkan Yeonhwa untuk menyelidiki kasus ini . Ibu Suri tersenyum dan memerintahkan Guru Jang untuk menyelidiki kasus ini juga.

Ibu Suri dan Tanashiri saling memandang lagi . Tanashiri dengan percaya diri tersenyum (culas) lagi.

***

Bulhwa membopong Seungnyang dengan tergesa2 diikuti Hongdan dari belakang.   Bulhwa berpapasan dengan Bayan – Tal Tal di lorong istana.

Bulhwa berdiri sebentar , kemudian berlari lagi sambil membopong Seungnyang. Bayan – Tal Tal terdiam entah karena sudah tahu sebelumnya kalau Seungnyang sengaja meracuni diri sendiri.

***

Tanashiri didampingi Dayang Seo di luar bangunan.  Setelah insiden dua kali ini , Tanashiri jadi meragukan dugaan semula bahwa Seungnyang pelakunya.

Dayang Seo bahkan menduga kalau selir yang lain yang meracuni , mengingat Seolhwa dan Seungnyang terkena racun berturutan.

Tanashiri yang masih percaya diri ingin memanfaatkan momentum ini untuk mengenyahkan seluruh selir dari istana.

Mereka berdua kembali tersenyum (culas) .

***

Insiden yang menimpa Seungnyang sampai juga ke telinga Tahwan.  Sudah jelas Tahwan gusar bukan kepalang , dan berkata lantang pada Golta.

Tahwan ingin menjenguk dan melihat kondisi Seungnyang , dan mulai menuruni tangga untuk pergi , namun Golta menghalangi dan mengingatkan Tahwan untuk bersabar dan menanti kabar berikutnya.

Tiba2 Dokman datang melaporkan sesuatu dari Ibu Suri  dan berbisik sesuatu pada Tahwan , yang tidak bisa didengar oleh Golta sekalipun.

***

Ibu Suri merenungkan perkataan Seungnyang sebelum insiden ini terjadi.

Sebuah kilas balik : Seungnyang ketika itu mengaku bahwa memang dia yang meracuni Seolhwa dan akan meracuni dirinya setelah itu.  Ibu Suri terkejut mendengar rencana yang terlalu berani itu dan bertanya apa alasan Seungnyang hendak membuat Tanashiri menjadi kriminal.

Seungnyang menjelaskan kalau dia menjadi saksi mata saat temannya , Lady Park dkk dibantai dengan keji (Episode 22 ) dan belum bisa melupakan dendam itu. 

Ibu Suri Budashiri meminta Seungnyang berhenti untuk menceritakan kisah horror itu . Seungnyang menyebut bahwa itu adalah alasan utama bahwa Tanashiri tidak bisa dibiarkan berada di istana.   Ibu Suri bertanya memangnya apa rencana Seungnyang ?

Mengingat percakapan yang sarat emosional antara Seungnyang dan Ibu Suri , kini Ibu Suri dengan pandangan aneh bergumam sendiri bahwa rencana Seungnyang jika berhasil akan mendepak Tanashiri dari istana , dan dengan demikian Ibu Suri akan kembali menjadi penguasa de facto keluarga istana.

***

Seungnyang diperiksa kondisi kesehatannya oleh petugas istana , disaksikan Bayan , Yeonhwa , Tal Tal  . Petugas mengambil sampel buah dari mulutnya (yang dimakan Seungnyang sesudah minum tonik ) .

Bayan mengungkapkan harapannya agar  Seungnyang bisa cepat pulih dan merasa kalau Seungnyang bukan tipe wanita yang dapat dilumpuhkan oleh racun.

Tahwan tiba didampingi Golta dan para pengawal kaisar.  Tahwan memerintahkan agar semua orang disitu keluar meninggalkan ruangan.

Tahwan dengan lunglai memandang Seungnyang yang masih tak sadarkan diri.  Tahwan menangis , menitikkan air mata .

***

Ruangan itu dihadiri , Guru Jang , Dokman , Ibu Suri , Tanashiri , Dayang Seo , Seolhwa . Petugas Inspektur memeriksa sampel tonik dengan cara yang sama seperti sebelumnya , mengeluarkan bola perak kedalam mangkok sampel dan memutar2nya dengan perlahan untuk melihat reaksi yang muncul.

Inspektur mengeluarkan bola perak ke atas kain dan memeriksanya dengan kaca pembesar , dan mengkonfirmasi bahwa tidak ada racun yang ditemukan dalam sampel.

Tentu saja Tanashiri kembali tersenyum culas mendengarnya.

Kini Inspektur memeriksa buah kecil yang ditelan Seungnyang sesudah minum tonik .  Inspektur melihat plat perak menghitam saat menggoyang2kan buah kecil itu . Inspektur menyimpulkan buah itu beracun.

Tanashiri , Yeonhwa terkejut mendengarnya.  Tanashiri memerintahkan agar seluruh istana diperiksa termasuk kediaman para selir.

***

Kita kembali pada Bisoo yang mendapat perintah dari majikannya Heuksoo , untuk membunuh Wang Yoo.   Bisoo mengenakan kedok dan mengendap2 di kamar Wang Yoo. Bisoo memandang Wang Yoo yang tertidur , menarik pedang dan perlahan2 mendekati Bisoo untuk menikam. Wang Yoo terbangun dan berhasil menangkis kemudian berbalik menindih Bisoo.

Wang Yoo membuka penutup wajah pembunuh itu hanya untuk menemukan pelakunya ternyata Bisoo sendiri.  Wangyoo tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

Wang Yoo mengambil pisaunya dan menodong Bisoo . Wang Yoo bertanya kenapa Bisoo mau membunuhnya.  Wang Yoo mencengkram bahu dan menariknya untuk mendekat . Bisoo berkata kalau itu karena Wang Yoo seharusnya tidak datang ke tempatnya. Bisoo berkata agar mereka melupakan hubungan persahabatan yang pernah mereka jalin di perbatasan sbelumnya.

Kasim Bang  membuka pintu kamar Wang Yoo dan terkejut melihat mereka. Wang Yoo memerintahkan agar meninggalkan tempat ini diam2 dan menjadikan Bisoo sebagai sandera.

Dibawah cengkraman Kasim Bang , Bisoo mengingatkan Wang Yoo bahwa setiap orang yang sudah ditandai oleh Heuksoo tidak akan lolos dari kematian.

***

Keesokan paginya Heuksoo dkk datang ke rumah bordil dan menyadari Wang Yoo dkk sudah tidak ada ditempat.

Wang Yoo dkk ternyata memilih untuk ke markas Jendral Bayan di Yoyang. Bayan memang tidak ada ditempat karena sedang berada diistana , namun Heuksoo tentu tidak berani mengusik Wang Yoo di markas Bayan.

Wang Yoo menikmati hidangan sambil membaca buku , sementara Bisoo ada di kursi seberang dengan kondisi terikat. Bisoo meradang dan menuntut agar Wang Yoo membunuhnya saja.

Wang Yoo menutup bukunya , mengambil sehelai kain dan memilih untuk menyumpal Bisoo.  Wang Yoo berkata bahwa dia akan membiarkan Bisoo hidup untuk sementara.

***

Di markas Heuksoo , Kasim Bang menyamar sebagai peminat untuk membeli Jeokho sebagai budak.  Perantara wanita senang melihatnya dan segera menyerahkan kunci.

Perantara wanita gendut berlalu . Kasim Bang membuka kacamata hitam dan mengungkap identitasnya pada Jeokho. Kasim Bang mengingatkan Jeokho untuk tidak mengungkit kisah Seungnyang yang hamil dihadapan Wang Yoo.

Kasim Bang – Jeokho menemui Wang Yoo.  Sesuai pesan Kasim Bang sebelumnya , Jeokho berkata kalau kondisi Seungnyang sehat.  Wang Yoo tentu saja senang untuk mendengarnya.  Kasim Bang dan Jeokho berlalu untuk istirahat.

Wang Yoo berkata pada Jeombakyi dan Moosong bahwa dia berencana untuk menjadikan Bisoo menjadi umpan untuk memancing Heuksoo.

***

Tanashiri dkk mulai memeriksa seluruh kediaman selir. Mereka memeriksa dengan kasar , bahkan membanting vas bunga kalau perlu, dan mengacak2 segalanya. Para selir tentu tidak bisa berbuat banyak .

Tanashiri tiba di kamar Seolhwa yang masih berbaring . Tanashiri memandang Seolhwa (korban keracunan pertama) dengan pandangan jengkel. Seolhwa berdiri untuk memberi hormat.  Tanashiri berlalu begitu saja meninggalkan ruangan Seolhwa.

Tanashiri dkk menyadari kalau kediaman Seungnyang masih sepi pertanda Seungnyang masih dirawat.

***

Tahwan mendampingi Seungnyang yang mulai siuman. Seungnyang meminta Tahwan untuk memanggilkan Bulhwa agar bisa kembali ke kediaman selir.

Tahwan berjanji tidak akan mengecewakan Seungnyang lagi dan akan mempertaruhkan segalanya untuk Seungnyang.  Tahwan tidak peduli jika tidak mendapatkan tempat di hati Seungnyang sekalipun , dan tidak mempersalahkan walaupun tahu Seungnyang menggunakan Tahwan sebagai alat untuk membalas dendam.

Tahwan memeluk Seungnyang

Selengkapnya – Pages: 1 2 3

4 thoughts on “Sinopsis : Empress Ki – Episode 29

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s